Kredit Sertifikasi Hak Atas Tanah

adalah kredit yang diberikan kepada Pengusaha Mikro dan Kecil secara perorangan/kelompok/ koperasi/badan usaha, penggunaannya untuk meningkatkan hak atas tanah yang bukti kepemilikan tanah secara hukum tidak ada masalah/sengketa dan untuk mempermudah Pengusaha Mikro dan Kecil dalam mengakses skim kredit usaha produktif lainnya yang ada di Bank Jatim.

Sasaran Kredit

  1. Berpenghasilan tetap antara lain sebagai PNS dan CPNS, Pegawai dan Calon/Pegawai BUMN/BUMD, Pegawai Swasta, TNI/Polri
  2. Berpenghasilan tidak tetap antara lain Direktur dan Komisaris yang mempunyai kepemilikan saham mayoritas di perusahaan, profesi yang mempunyai keahlian (dokter, notaris, pengacara, akuntan, arsitek, konsultan, penilai, aktuaris) dan Pengusaha Mikro dan atau Pengusaha Kecil baik Perorangan/Kelompok/Koperasi/Badan Usaha

Plafond Kredit
Plafond kredit disesuaikan dengan kebutuhan debitur di masing-masing daerah, meliputi :

  1. Biaya penerbitan Sertifikasi Hak Atas Tanah;
  2. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Jaminan Kredit

Untuk menjamin kelancaran pengembalian kredit yang diberikan kepada calon/debitur untuk Sertifikasi Hak Atas Tanah tersebut diwajibkan memberikan/menyerahkan:

  1. Pengurusan lewat notaris menyerahkan Covernote sedangkan pengurusan melalui selain notaris menyerahkan formulir model A dari BPN atau diatur tersendiri dalam perjanjian kerjasama;
  2. Surat kuasa dan pernyataan kesanggupan dari pemilik tanah ke Bank Jatim untuk menyerahkan sertifikat;

Syarat Pengajuan Kredit

  1. Pas foto terbaru ukuran 4 x 6,
  2. Fotocopy KTP/ SIM,
  3. Fotocopy Kartu Susunan Keluarga (KSK),
  4. Fotocopy surat nikah atau surat keterangan belum menikah,
  5. Surat kematian/cerai jika telah berstatus janda/duda,
  6. Bukti kepemilikan tanah berupa Petok/Girik dan atau surat-surat lainnya yang diperlukan,
  7. Syarat lainnya sesuai ketentuan bankjatim.

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi INFO BANK JATIM di 14044 atau hubungi kantor Cabang Bank Jatim terdekat.