Pekan Pertama Oktober 2017

17 november 2017

Kategori : IR Weekly Review


  • MAKRO
    • Bank Dunia menyarankan agar negara dengan tingkat urbanisasi di kawasan Asia Timur dan Asia Pasifik dapat belajar pada negara-negara yang berhasil menerapkan urbanisasi inklusif. Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik, Victoria Kwakwa mengatakan bahwa negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan dan Singapura ini terbukti mampu menciptakan ruang bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. "Tiga negara yakni Jepang, Korea Selatan dan Singapura terbukti mampu menerapkan urbanisasi sehingga bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi," kata Victoria dalam teleconference di Kantor Bank Dunia Perwakilan Indonesia, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

    • Pertumbuhan ekonomi China yang mulai pulih memberi andil yang besar terhadap terkoreksinya harga beberapa komoditi dalam negeri. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara menerangkan, pada waktu ekonomi China tumbuh 10%, Indonesia kebanjiran berkah. Hal ini ditandai dengan tingginya harga batu bara, kelapa sawit (CPO), dan baja yang diekspor ke China. Namun, saat ekonomi China tumbang ke angka 6%, harga batubara dan lainnya ikut tumbang. Saat ini, ekonomi China sudah memasuki tren pulih sehingga mampu bertumbuh di level 6,7%-6,8%. Meski tak mungkin mengulang masa kejayaan pada saat ekonomi China bertengger di 10% namun hal ini mampu mengoreksi harga komoditi. "China sekarang tumbuh 6,7-6,8%, mulai harga batubara, CPO, baja naik. Tinggal sekarang apa ekonomi akan tumbuh kembali ke 10-12%, rasanya nggak," kata Mirza di Jakarta, Selasa (3/10/2017)

    • Ulasan :

      Dampak ekonomi China berpengaruh terhadap tiga bagian penting perekonomian Indonesia. Tiga bagian tersebut adalah perdagangan, keuangan, dan harga komoditas. Hubungan Indonesia dengan China, kami lihat ada 3 channel yaitu, trade, financial, dan commodity price channel.

  • MIKRO
    • Bank Indonesia menuturkan pertumbuhan tahunan penyaluran kredit perbankan sepanjang Agustus 2017 naik menjadi 8,4 persen (year on year/yoy) dibanding Juli 2017 yang tumbuh 7,9 persen (yoy). Namun kucuran Kredit Modal Kerja (KMK) bagi masyarakat masih tumbuh melambat, menurut Analisa Uang Beredar Bank Indonesia, kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman di Jakarta, Jumat (29/9/2017). Dia menuturkan kredit investasi naik 6,8 persen (yoy) atau sebesar Rp1.123 triliun, kredit konsumsi tumbuh 10,1 persen (yoy) sebesar Rp1.316 triliun, sedangkan KMK tumbuh melambat menjadi 7,3 persen (yoy) atau sebesar Rp2.057,3 triliun pada KMK per Agustus 2017, kredit industri pengolahan melambat menjadi 4,6 persen (yoy) dan sektor konstruksi menjadi 28 persen (yoy).

    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemangku kepentingan lainnya menyusun strategi nasional dalam rangka penguatan pemberdayaan konsumen dan masyarakat pengguna layanan jasa keuangan. Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, dalam seminar nasional mengatakan strategi tersebut terutama menyangkut bidang literasi dan inklusi keuangan. "Karena tanpa literasi, masyarakat tidak bisa memanfaatkan akses layanan jasa keuangan secara baik dan berpotensi ada masalah ketika sudah memiliki akses. Masyarakat yang tidak paham juga tidak akan nyaman, oleh karenanya inklusi keuangan tidak bisa berjalan secara efektif," kata dia di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (4/10/2017). Tirta menjelaskan pemerintah telah meluncurkan cetak biru Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) sebagai upaya menjadikan program peningkatan literasi keuangan berlangsung terstruktur dan sistematis.

    • Ulasan :

      POJK Nomor 76/POJK.07/2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan/atau masyarakat ini diperlukan untuk mengkoordinasikan upaya pelaku usaha jasa keuangan dalam meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.

  • PERBANKAN
    • PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mendukung pembiayaan untuk pembangunan apartemen atau asrama (tower) bagi mahasiswa di berbagai kampus dan universitas di Indonesia. Pembangunan tower ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BTN terhadap kegiatan pendidikan di Indonesia. "Tower atau asrama untuk mahasiswa ini bisa dibeli atau disewa oleh orang tua mahasiswa. Dan dipastikan untuk menjamin tower ini bebas narkoba kami bekerja sama dengan BNN," ujar Direktur Utama BTN Maryono yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Dipenogoro (Undip) usai melantik pengurus Undip Jawa Tengah periode 2017-2021 di Semarang, Sabtu (30/9/2017).

    • Bank BRI bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mulai mewujudkan digitalisasi kepegawaian di lingkungan kerja KemenPAN-RB. BRI bersama KemenPAN-RB meluncurkan Join Development dalam rangka mengembangkan program e-Government dan kartu identitas multi fungsi KemenPAN-RB. Sinergi ini diselenggarakan dalam upaya mewujudkan aparatur negara yang digital, futuristik, dan modern dalam memberikan layanan kepada masyarakat luas. Dalam peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Wakil Direktur Utama Bank BRI Sunarso, dan Direktur Manajemen Risiko Bank BRI Kuswiyoto serta para pejabat di lingkungan Kementerian PAN-RB dan kementerian/lembaga lainnya. “Kami siap mendukung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam menciptakan digitalisasi manajemen kepegawaian yang lebih modern dan berorientasi pada pelayanan publik melalui pengembangan aplikasi e-government dan kartu identitas multi fungsi,” tutur Kuswiyoto dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (4/10/2017).

    • Ulasan :

      Lembaga keuangan turut mendukung reformasi birokrasi melalui manajemen pelayanan yang berbasis Teknologi Informasi yang andal dan mampu memberikan kenyamanan kepada masyarakat melalui kecepatan data yang real time online. Hal ini, seturut dengan semangat dan sasaran reformasi birokrasi yang tengah digalakkan oleh pemerintah Presiden Joko Widodo.

Disclaimer : Dokumen ini hanya bertujuan sebagai informasi dan diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya, namun bukan merupakan jaminan keakuratan atau kelengkapan dan tidak boleh diandalkan sepenuhnya. Kondisi diatas dapat berubah setiap saat. Dilarang untuk menulis ulang apapun tanpa ijin tertulis dari Bank Jatim.