Pekan Keempat Juni 2017

30 juni 2017

Kategori : IR Weekly Review


  • MAKRO
    • Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa, 27 Juni 2017, seiring dengan penantian pasar sinyal dari bank sentral AS, Federal Reserve alias The Fed terkait dengan kebijakan suku bunga. Indeks Topix Jepang menguat hari ketiga berturut-turut setelah mata uang yen melemah pada perdagangan Senin, 26 Juni 2017. Topix menguat 0,4 persen ke level 1.618,61 pada pukul 02.59 waktu setempat. The Fed dijadwalkan mengumumkan hasil dari bagian kedua stress test tahunan pada Rabu, 28 Juni 2017. Sedangkan indeks Kospi milik Korea Selatan terpantau menguat 0,2 persen didorong saham E-Mart Inc dan Lotte Shopping Co. Tingkat kepercayaan diri konsumen Negeri Ginseng juga menguat seiring membaiknya ekspor dan optimisme akan kebijakan presiden baru. Indeks ASX 200 milik Australia melemah 0,1 persen dan Strait Times milik Singapura menguat 0,4 persen. Dari Hong Kong, masih di tengah penantian pengumuman The Fed, indeks Hang Seng beserta indeks Shanghai Composite sama-sama terkoreksi 0,2 persen.

    • Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat menyusul ketidakpastian kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump. Sebelumnya IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi AS berada di angka 2,3 persen di tahun 2017 dan 2,5 persen untuk tahun depan. Namun kemudian proyeksi itu diturunkan menjadi 2,1 persen di tahun 2017 dan 2018. Proyeksi ini di bawah target yang ditetapkan Gedung Putih sebesar 3 persen, seperti dikutip dari BBC News, Selasa 27 Juni 2017. IMF mengingatkan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran bantuan untuk keluarga berpenghasilan menengah dan rendah berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi. IMF menyarankan pemerintah AS menerapkan kebijakan pajak yang mampu meningkatkan rasio pendapatan terhadap produk domestik bruto (PDB). Selain itu, rencana pemangkasan anggaran diarahkan untuk meningkatkan efisiensi biaya jaring pengaman sosial dan menekan inflasi biaya kesehatan. IMF juga menyarankan agar pemerintah AS mengurangi pengeluaran pemerintah. Dilansir dari CNN Money, Presiden Donald Trump menjanjikan akan membawa ekonomi AS bertumbuh di angka 3 persen per tahun pada tahun pertama pemerintahannya. Namun IMF yang mengutip evaluasi anggaran Trump menyebutkan bahwa target tersebut terlalu ambisius. IMF menyebutkan bahwa target 3 persen tersebut sulit dicapai dengan melihat pertumbuhan pasar kerja AS yang didominasi pekerja dengan usia tidak produktif lagi. Ini akan memperlambat kenaikan tingkat produktivitas.

    • Ulasan :

      Ketidakpastian akan keputusan The FED terhadap naik tidaknya suku bunganya menyebabkan banyak perusahaan-perusahaan mengambil langkah hati-hati dan antisipatif. Namun disamping itu, beberapa dari perusahaan tersebut ada yang mengambil langkah tegas dengan menganalisa terlebih dahulu langkah yang akan diambil The FED sehingga tidak harus menunggu lebih lama.

  • MIKRO
    • Bank Indonesia (BI) kembali mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kehati-hatian dalam penggunaan transaksi nontunai. Demi kemudahan masyarakat, fasilitas transaksi nontunai terus diperluas hingga mencakup berbagai aktivitas transaksi, termasuk untuk membantu kegiatan masyarakat selama libur Lebaran. "Seiring hal tersebut, kewaspadaan terhadap kejahatan sistem pembayaran pun perlu semakin ditingkatkan," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara belum lama ini. Beberapa kasus kejahatan sistem pembayaran yang mungkin terjadi antara lain berupa skimming, phishing dan malware. Skimming adalah tindakan mencuri data nasabah dengan memasang alat perekam data, umumnya dilakukan pada mesin Electronic Data Capture (EDC) dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Sementara Phishing adalah tindakan ilegal untuk memperoleh informasi sensitif seperti user id dan password, detil kartu kredit, dan lain-lain. Sementara malware merupakan software atau kode yang diciptakan seseorang dengan tujuan jahat.

    •  Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menilai, pertumbuhan kredit relatif normal. Perbaikan pun mulai terlihat pada tahun ini. Ia memprediksi, pertumbuhan kredit pada Juni lebih dari 9 persen. "Jadi saya kira masih sesuai track-nya," ujarnya saat ditemui di kediamannya, di Jakarta, Senin, (26/6).Muliaman menambahkan, di akhir bulan ini, perbankan akan memberikan laporan ke OJK terkait Rancangan Bisnis Bank (RBB). "Laporannya, apakah perbankan masih akan tetap mempertahankan target RBB sebelumnya, atau merevisi dengan yang baru," jelasnya. Sebelumnya, dirinya menyebutkan, pertumbuhan kredit pada Mei sudah mencapai 10,39 persen secara year on year (yoy). Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi April yang sebesar 9,47 persen yoy.

    • Ulasan :

      Bank Indonesia secara tegas menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui berbagai jalur transaksi seperti internet banking, mobile banking dan SMS banking, dikarenakan semakin maraknya kriminalitas walaupun secara online. Masyarakat juga diharapkan dapat melaporkan kepada pihak terkait atau penegak hukum jika dinilai mendapati penipuan atau kejahatan tunai maupun non tunai lainnya.

  • PERBANKAN
    • Bank Mandiri terus meningkatkan pemanfaatan alat pembayaran tol elektronik untuk membantu kelancaran perjalanan mudik pada musim libur Idul Fitri 1438 H kali ini. Untuk itu, Mandiri telah menempatkan dua unit mobil ATM keliling di rest area ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk melengkapi jaringan Mandiri ATM dan EDC di merchant-merchant yang memang berada pada berbagai ruas tol di sepanjang jalur mudik. Hal ini guna memberi kemudahan akses dalam mengisi ulang kartu tol elektronik berlogo e-money. Selain itu, perseroan juga ikut mendukung regulator dan operator jalan tol mensosialisasikan keuntungan dan kemudahan pemanfaatan alat bayar tol elektronik ini kepada para pemudik. Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, langkah tersebut merupakan komitmen perseroan dalam memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat luas, terutama nasabah perseroan. Serta dukungan kepada rencana kewajiban penerapan sistem pembayaran elektronik di seluruh ruas tol secara nasional pada Oktober mendatang.

    • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memberangkatkan ribuan nasabah untuk Mudik Gratis dengan Bus Eksekutif dari Jakarta ke beberapa daerah di Indonesia. Perseroan memberangkatkan 4.572 pemudik dengan Bus eksekutif, kemarin. Dalam rangkaian Digital Mudik 2017, BNI telah memberangkatkan dua moda transportasi yaitu 700 pemudik dengan kereta api Premium pada tanggal 22 Juni 2017 dan 300 pemudik dengan pesawat pada tanggal 21 Juni 2017. Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan tahun ini adalah tahun Ke 13 BNI menyelenggarakan Program Loyalty untuk Nasabah BNI yaitu Mudik Gratis. “Sesuai dengan tema besar kami tahun ini yaitu BNI menuju Digital Financial Institution tema Program kami tahun ini adalah Digital Mudik (Digimudik) 2017,” ujar Kiryanto di TMII, Jakarta. Selama perjalanan ke kampung halaman pemudik dapat mendownload Aplikasi BNI Experience di Playstore maupun AppStore. BNI Experience terdapat informasi mengenai promo2 BNI di lokasi terdekat, berbagai macam game, lokasi ATM maupun Outlet BNI serta jadwal operasional terbatas BNI pada libur lebaran. Selain itu pemudik dapat mendownload UnikQu untuk transaksi kekinian melalui smartphone,  dan nikmati serunya transaksi Pay by QR di merchant seperti Mc Donalds, Gramedia, breadlife, coffebean dll. Untuk anda yang sudah mendownload UnikQu, BNI memberikan banyak promo yang dapat anda cek pada menu Promo di Aplikasi UnikQu.

    • Ulasan :

      Dengan adanya kemudahan kartu tol elektronik, Bank Mandiri ingin memastikan agar pemudik dapat mengoptimalkan alat pembayaran elektronik tersebut, serta mendukung regulator mensosialisasikan cara penggunaan alat pembayaran elektronik di jalan tol kepada pengendara.

Disclaimer : Dokumen ini hanya bertujuan sebagai informasi dan diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya, namun bukan merupakan jaminan keakuratan atau kelengkapan dan tidak boleh diandalkan sepenuhnya. Kondisi diatas dapat berubah setiap saat. Dilarang untuk menulis ulang apapun tanpa ijin tertulis dari Bank Jatim.