Nasabah Bank Jatim Raih Hadiah Utama Panen Rejeki SIMPEDA Nasional

Date: 27 august 2017

Categories :


Bandung, 27 Agustus 2017 | Malam penarikan undian Tabungan Simpeda Nasional XXVII  periode ke-1 sukses digelar di Bandung, Jawa Barat. Mengusung tema “Raih Rejeki Simpeda di Tanah Legenda Jawa Barat” dan bertempat di Grand Ballroom Hotel Intercontinental Bandung, Jawa Barat.

Acara yang digelar bersamaan dengan penutupan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XII Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) 2017 dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jawa Barat, Pimpinan Bank Inonesia (BI) Jawa Barat, dan jajaran komisaris dan Direksi BPD Seluruh Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, nasabah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) berhasil memenangkan hadiah utama sebesar Rp. 500 juta. Sedangkan hadiah kedua sebesar Rp. 100 juta untuk 4 pemenang masing-masing diraih oleh nasabah Bank BJB, Bank NTB, dan Bank Kaltim

Dalam sambutannya, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) yang juga Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi mengatakan bahwa Tabungan SIMPEDA merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia. Dari tahun ke tahun jumlah saldo tabungan SIMPEDA BPD-SI terus meningkat. Sampai dengan saat ini saldo tabungan SIMPEDA sebesar 45, 16 triliun atau meningkat 9,15 % secara YoY.

Direktur Utama bankjatim R. Soeroso di sela-sela acara menyampaikan tabungan SIMPEDA bankjatim merupakan yang terbesar di Indonesia dengan jumlah saldo Rp. 14 triliun. “Hal ini menunjukkan bukti kepercayaan masyarakat khususnya masyarakat Jawa Timur kepada bankjatim” terang R. Soeroso.

Untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat tersebut, strategi yang akan diterapkan oleh bankjatim adalah dengan terus mengembangkan Financial Technologi (Fintech) yang sekarang sudah ada di bankjatim. “Dengan perkembangan fintech, selain untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan nasabah, fintech juga dapat membantu efektifitas dan efisiensi dunia perbankan dalam menjangkau nasabah dari berbagai lapisan”, imbuh R. Soeroso.